Entah seperti apa kamu memandangku..
Sebagai wanita baik atau tidak..
Tapi ketahuilah, aku selalu berusaha menjaga kata..
Agar hati ikut tertata..
Dengan begitu, aku berhasil menahan rasa..
Ini bukan waktu yang tepat untuk sekedar mengungkap..
Cukup doa sebagai rindu yang menyatakan bahwa perasaanku cukup banyak..
Kamis, 06 April 2017
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Memahami oranglain bukan berarti menyakiti dirimu sendiri (uraian berdasarkan buku "Filosopi Teras")
Mungkinkah kita mampu bertahan dengan rasa sakit yang terdalam? Kunci bahagia bagi Stoa adalah manakala kita terhindar dari nafsu-nasfu yan...
-
Bukan, bukan tentang janji.. Bukan pula tentang kesepakatan yang telah kita sepakati.. Tapi semua tentang dirimu sendiri.. Dirimu yang me...
-
pagi itu aku memasuki gerbang utama sekolah baruku, namaku Jennar. pekerjaan ayah yang membuat keluarga kami pindah ke desa ini. desa yang m...
-
Bagaimana bisa aku percaya? Kau tinggalkan aku tanpa kata? Entah bagian mana yang paling kau suka.. Hingga kau tega tertawa.. Disaat hat...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar