Minggu, 28 Agustus 2022
Pesan dari agustus
Mungkin suatu saat nanti kamu akan menemuiku di sepanjang kidung khidmat yang kau panjatkan di sepertiga malam atau di antara jejak tapak kaki kita yang tinggal kenangan. Mungkin juga diantara lengang jalanan yang ramainya pernah kita lewati bersama menaiki sebuah kendaraan roda dua atau mungkin disebuah tempat dimana kita pernah ada dan disananyalah kini yang kau temukan hanya tiada.
Mungkin aku juga bisa menjelma jadi sekelebat bayangan yang mampir ke dalam kotak memori ingatanmu untuk menyalurkan sedikitnya perihal rasa rindu yang tidak kunjung sampai pada titik temu atau aku akan menjadi awan yang dengan tenang dan syahdu melindungimu dari terik mentari dan langit kelabu. Mungkin dari salah satunya kamu akan menyadari sesuatu, akulah si yang paling juara dalam urusan mencintai kamu.
-Agustus-
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Memahami oranglain bukan berarti menyakiti dirimu sendiri (uraian berdasarkan buku "Filosopi Teras")
Mungkinkah kita mampu bertahan dengan rasa sakit yang terdalam? Kunci bahagia bagi Stoa adalah manakala kita terhindar dari nafsu-nasfu yan...
-
Bukan, bukan tentang janji.. Bukan pula tentang kesepakatan yang telah kita sepakati.. Tapi semua tentang dirimu sendiri.. Dirimu yang me...
-
pagi itu aku memasuki gerbang utama sekolah baruku, namaku Jennar. pekerjaan ayah yang membuat keluarga kami pindah ke desa ini. desa yang m...
-
Bagaimana bisa aku percaya? Kau tinggalkan aku tanpa kata? Entah bagian mana yang paling kau suka.. Hingga kau tega tertawa.. Disaat hat...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar